Tuesday, February 20, 2018

Set time interval between events with queue function : jQuery



You can use jQuery queue() function with setTimeout() function to set some time interval between events in jQuery. Like, you have run one event and wanted the browser to wait for some time to run the next event. At this instance, queue function is very helpful.

Suppose, you wanted an image to fade in and out. You can use fadeIn() and fadeOut() jQuery functions to do so. But when you like to wait for some time between fade in and fade out then you can use the queue() function. Remember that, .dequeue() is necessary to write in a queue() so that the next function in line executes.

View Demo || Download Code
Here is the full source code.
View Demo || Download Code
Thanks.







Read More

Sunday, February 18, 2018

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 4


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 4











Read More

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 3


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 3




Read More

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 2


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 2



Cara Menyembunyikan 3 digit dari belakang no HP


kalau via query db bisa pakai ini

SELECT CONCAT(SUBSTR(no_tlp0LENGTH(no_tlp) - 3), 'XXX')  FROM TBL;


kalau mau dari php pake ini

<?php
$noTlp 
'08561234567';
echo 
substr($noTlp0, -3) . 'XXX';



intinya sih potong hanya 3 karakter terakhir tanpa perlu tau berapa panjang karakter keseluruhannya.



 

 
Read More

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 1


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 1







Read More

Friday, February 16, 2018

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin MajalahWEBS




MajalahWEBS  
Setelah aplikasi XAMPP terinstal dan file wordpress telah didownload, langkah selanjutnya adalah membuat database MySQL yang akan digunakan pada saat instalasi worpdress. Dalam hal ini, kita akan membahas langkah-langkahnya.

Jalankan Web Server dan MySQL

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menjalankan Web Server Apache dan aplikasi database MySQL. Kedua aplikasi ini dijalankan dari jendela XAMPP Control Panel.
Jika jendela XAMPP Control Panel belum terbuka, Silahkan pilih menu tersebut dari START->All Programs->XAMPP->XAMPP Control Panel.
Pada tampilan XAMPP Control Panel ini, klik tombol Start pada bagian Apache dan MySQL, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini:
Cara-Menginstall-XAMPP-di-Windows-XAMPP-Control-Panel
Setelah indikator menjadi warna hijau pada background kedua modul tersebut, buka web browser dan ketik alamat: localhost pada address bar dan tekan Enter.
Jika tidak ada masalah, di dalam web browser akan tampil jendela home dari XAMPP. Selanjutnya, kita akan membuat database yang akan digunakan oleh wordpress.
Cara-Menginstall-XAMPP-di-Windows-Localhost-Sukses-diinstall

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin

Setelah XAMPP di localhost berhasil dijalankan, langkah berikutnya adalah membuat database MySQL.
WordPress menggunakan database MySQL untuk menyimpan seluruh settingan, artikel, dan komentar yang ada di dalam situs web. Karena hal itulah kali ini kita akan membuat 1 buah database MySQL.
Untuk membuat database MySQL, saya menggunakan aplikasi bawaan XAMPP, yakni Phpmyadmin. Phpmyadmin adalah aplikasi GUI (Graphical User Interface) untuk MySQL yang berbasis web, sehingga kita bisa membuat, menghapus, dan melakukan (hampir) semua perintah MySQL melalui tampilan web.
Untuk membuka Phpmyadmin, silahkan klik menu Phpmyadmin pada bagian Tools di halaman awallocalhost, seperti gambar dibawah ini:
Cara-Menginstall-Wordpress-Pilih-Menu-Phpmyadmin
Selanjutnya akan tampil halaman awal Phpmyadmin. Untuk membuat database baru, klik menuDatabases pada bagian kiri atas halaman, seperti gambar dibawah ini:
Cara-Menginstall-Wordpress-Membuat-Database
Di bagian database ini, silahkan masukkan nama database yang ingin dibuat di kolom “Create database”. Anda bebas menggunakan nama database apa saja, dalam contoh ini saya menggunakan nama database: wordpress_db. Saya menambahkan “_db” yang merupakan singkatan dari database. Hal ini hanya sekedar kebiasaan untuk membedakannya dengan variabel lain, dengan membuatwordpress_db, saya bisa langsung mengetahui bahwa ini adalah “database”.
Setelah memberi nama database, kolom isian selanjutnya adalah “Collation”. Collation adalah tatacara atau aturan penyusunan huruf, angka dan karakter dalam tabel database. Anda bisa membiarkan pilihan ‘default’ yang ada: Collation, atau memilih utf8_general_ci.
Dari dokumentasi wordpress di http://codex.wordpress.org/Glossary#Collation, wordpress menyarankan menggunakan collation utf8_general_ci. Silahkan pilih jenis collation ini, kemudian klik tombol “Create” untuk membuat database baru.
Cara-Menginstall-Wordpress-Membuat-Database-wordpress_db
Beberapa saat kemudian, akan muncul konfirmasi bahwa database “wordpress_db” telah berhasil dibuat. Anda bisa memeriksanya dari daftar tabel database yang tersedia di dalam MySQL.
Cara-Menginstall-Wordpress-Database-wordpress_db-selesai-dibuat
Setelah database untuk wordpress berhasil kita buat, langkah berikutnya adalah menginstal wordpress dengan XAMPP. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat artikel Cara Menginstall WordPress Offline dengan XAMPP. Terima kasih, semoga bermanfaat.



Read More

Cara Menjalankan Web Server Apache dengan XAMPP MajalahWEBS



MajalahWEBS 

Setelah berhasil menginstal XAMPP pada komputer atau PC, kita terlebih dahulu harus menjalankan web server apache agar dapat menggunakannya sebagai web server localhost. Bila sebelumnya anda belum menginstal XAMPP di komputer anda silahkan baca Cara Instal XAMPP (Apache, PHP, dan MySQL) di Windows 32/64 bit terlebih dahulu.
Untuk menjalankan XAMPP (web server Apache dan MySQL), kita dapat menjalankannya dengan cara klik START –> All Program –> XAMPP –> XAMPP Control Panel.  Seperti pada gambar berikut ini.
Cara-Menjalankan-Apache-di-XAMPP-Menu-XAMPP-Control-Panel
Letak XAMPP Control Panel
Setelah itu akan muncul tampilan XAMPP Control Panel seperti pada gambar berikut.
Cara-Menjalankan-Apache-di-XAMPP-Tampilan-XAMPP-Control-Panel
XAMPP Control Panel

Nah, pada bagian ini kita akan melihat modul atau program apa saja yang bisa dijalankan dari XAMPP, seperti Apache Web Server, MySQL, Program FTP Filezilla, dan beberapa aplikasi lainnya. Namun tidak semua program yang ada biasa anda jalankan, karena semua tergantung dari versi XAMPP yang anda instalkan sebelumnya.
Untuk menjalankan Apache, silahkan klik tombol Start pada kolom Action untuk menu Apache.Seperti pada gambar.
Cara-Menjalankan-Apache-di-XAMPP-Menjalankan-Web-ServerApache
Cara menjalankan Server Apache

Warna backgroud dari text Apache akan beralih menjadi kuning yang menandakan proses sedang dimulai. Tunggulah beberapa saat sampai warna background text Apache menjadi hijau yang menandakan web server tersebut telah berjalan di latar belakang. Setelah background text Apache menjadi hijau maka web server apache telah siap untuk digunakan.
Untuk menjalankan program lainnya yang terdapat pada xampp control panel juga dapat dilakukan dengan cara yang sama, yaitu dengan cara klik tombol Start pada kolom Action untuk menu MySQL, Program FTP Filezilla, dan aplikasi lainnya.


Read More

Cara Instal XAMPP (Apache, PHP, dan MySQL) di Windows 32/64 bit MajalahWEBS



MajalahWEBS

Dalam pembuatan website, kita akan membutuhkan web server agar dapat mengaksesnya lewat browser/internet. Halaman web yang ditulis dengan skrip PHP harus diproses dalam sebuah aplikasi yang dinamakan Web Server. Web server inilah yang akan menterjemahkan kode PHP menjadi HTML dan mengirimnya ke web browser untuk ditampilkan.
Di dunia nyata, kita harus menyewa (ada yang gratisan juga sih) web server agar kode PHP dalam website kita dapat diproses dan diakses secara luas di internet. Untuk menyewa web server sendiri membutuhkan biaya yang cukup bervariatif sesuai dengan kebutuhan masing-masing, mulai dari yang geratisan sampai dengan harga yang cukup menguras saku. Berikut daftar harga web server/hosting dihostgator, idhostinger, update 04/2015.
Berita baiknya, aplikasi web server ini dapat diinstall di komputer secara offline/lokal tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun agar sebelum benar-benar mengonlinekannya di internet kita dapat menganalisa kekurangan website kita terlebih dahulu. Untuk itulah penulis ingin berbagi Cara Instal XAMPP di Windows 32/64 bit dalam postingan ini.
Salah satu aplikasi web server localhost yang paling banyak digunakan adalah XAMPP. Aplikasi ini dibuat oleh Apache Friends dan installer-nya bisa langsung diunduh dari situs reasminya www.apachefriends.org. silahkan download aplikasi xampp disini.

Cara Instal XAMPP di Windows

  1. Download aplikasi XAMPP terbaru https://www.apachefriends.org/
  2. Dobel klik file xampp yang baru saja Anda download. Selanjutnya  akan muncul jendela “installer language” seperti di bawah ini: pilih bahasa English dan klik OK.instal-language
  3. Apabila pada komputer terpasang anti virus, akan muncul jendela peringatan untuk mematikan anti virus ysng terpasang di komputer anda. Anda boleh mengikuti instruksi ini, atau mengabaikannya dan lanjut ke tahap selanjutnya.install-XAMPP13
  4. Jika anda menggunakan Windows Vista atau 7, akan muncul tampilan peringatan untuk tidak menginstall XAMPP pada folder default di C:\Program Files. Hal ini disebabkan proteksi keamanan dari Windows akan menghalangi beberapa fitur dari XAMPP. Karena itu sebaiknya folder instalasi XAMPP kita pindahkan ke D:\XAMPP.install-XAMPP14
  5. Berikutnya akan muncul jendela welcome XAMPP, klik tombol Next untuk melanjutkan.install-XAMPP10
  6. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih aplikasi yang mau diinstal. Centang saja semua pilihan dan klik tombol Next.instal-xampp4
  7. Kemudian Anda akan diminta untuk menentukan lokasi folder penyimpanan file-file dan folderXAMPP. Terserah andan mau menyimpan dimana, dalam postingan ini penulis akan menyimpannya di D:\xampp.install-XAMPP6
  8. Berikutnya akan tampilan layar “Bitnami for XAMPP” adalah iklan produk installer CMS dari XAMPP. Karena kita tidak memerlukannya saat ini. Hapus centang dari pilihan “Learn more about BitNami for XAMPP”, lalu klik tombol next.install-XAMPP8
  9. Jika semuanya berjalan lancar, tampilan berikutnya adalah “Ready to Install”, klik tombol nextuntuk memulai proses instalasi.install-XAMPP9
  10. Proses intallasi akan berjalan beberapa saat, hingga layar tampilan menjadi “Completing the XAMPP”. Biarkan ceklist “Do you want to start the Control Panel now?” karena kita akan langsung mencoba XAMPP setelah ini.install-XAMPP15
  11. Akhiri proses installasi XAMPP dengan klik tombol Finish.install-XAMPP16
  12. Setelah XAMPP berhasil diinstal, akan muncul layar “XAMPP Control Panel”. Pada jendela inilah kita akan menjalankan seluruh aplikasi yang ada di XAMPP, yang diantaranya adalah Apache Web Server dan MySQL.Untuk test drive dari XAMPP, langsung saja klik tombol Start pada bagian Action Apache. Sesaat kemudian Module Apache akan berwarna hijau menandakan aplikasi Web server Apache sudah berjalan.install-XAMPP17
  13. Selanjutnya buka web browser anda, misalnya Mozilla Firefox. Pada kolom address ketikkanlocalhost, dan tekan Enter.install-XAMPP18
  14. Jika anda melihat halaman XAMPP, berarti instalasi XAMPP telah berhasil dan Web Server Apache telah berjalan.install-XAMPP19
Nah, sampai disini XAMPP telah berhasil kita instal dan siap untuk digunakan sebagai web server localuntuk menjalankan website yang akan kita buat secara offline.


Untuk mendalami tentang cara kerja XAMPP lebih lanjut silahkan klik disini.
Read More