Thursday, March 1, 2018

failed to detect one more drives during post dell optiplek 760



Drive 1 Not Found Error on Boot up Quickly Fixed



how to fix "DRIVE1 NOT FOUND" error. Its so simple to fix just follow my steps 1. Restart your Pc or Laptop 2. Enter to BIOS SETUP or SYSTEM UTILITY SETUP ( Pressing F2 ) 3. Now turn on Capslock Scrolllock and Numlock by pressing them (if num lock is already on turn it off and on again) 4. Now press ALT+E ALT+F (Click ok or yes if you get any warning caution read it before pressing) 5. Now press ALT+B 6. Restart your PC or Laptop and YOu are DOne If you face any problem tell it in comments and if it worked for you hit Like






Read More

Tuesday, February 20, 2018

Set time interval between events with queue function : jQuery



You can use jQuery queue() function with setTimeout() function to set some time interval between events in jQuery. Like, you have run one event and wanted the browser to wait for some time to run the next event. At this instance, queue function is very helpful.

Suppose, you wanted an image to fade in and out. You can use fadeIn() and fadeOut() jQuery functions to do so. But when you like to wait for some time between fade in and fade out then you can use the queue() function. Remember that, .dequeue() is necessary to write in a queue() so that the next function in line executes.

View Demo || Download Code
Here is the full source code.
View Demo || Download Code
Thanks.







Read More

Sunday, February 18, 2018

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 4


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 4











Read More

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 3


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 3




Read More

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 2


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 2



Cara Menyembunyikan 3 digit dari belakang no HP


kalau via query db bisa pakai ini

SELECT CONCAT(SUBSTR(no_tlp0LENGTH(no_tlp) - 3), 'XXX')  FROM TBL;


kalau mau dari php pake ini

<?php
$noTlp 
'08561234567';
echo 
substr($noTlp0, -3) . 'XXX';



intinya sih potong hanya 3 karakter terakhir tanpa perlu tau berapa panjang karakter keseluruhannya.



 

 
Read More

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 1


Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin BAB 1







Read More

Friday, February 16, 2018

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin MajalahWEBS




MajalahWEBS  
Setelah aplikasi XAMPP terinstal dan file wordpress telah didownload, langkah selanjutnya adalah membuat database MySQL yang akan digunakan pada saat instalasi worpdress. Dalam hal ini, kita akan membahas langkah-langkahnya.

Jalankan Web Server dan MySQL

Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah menjalankan Web Server Apache dan aplikasi database MySQL. Kedua aplikasi ini dijalankan dari jendela XAMPP Control Panel.
Jika jendela XAMPP Control Panel belum terbuka, Silahkan pilih menu tersebut dari START->All Programs->XAMPP->XAMPP Control Panel.
Pada tampilan XAMPP Control Panel ini, klik tombol Start pada bagian Apache dan MySQL, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini:
Cara-Menginstall-XAMPP-di-Windows-XAMPP-Control-Panel
Setelah indikator menjadi warna hijau pada background kedua modul tersebut, buka web browser dan ketik alamat: localhost pada address bar dan tekan Enter.
Jika tidak ada masalah, di dalam web browser akan tampil jendela home dari XAMPP. Selanjutnya, kita akan membuat database yang akan digunakan oleh wordpress.
Cara-Menginstall-XAMPP-di-Windows-Localhost-Sukses-diinstall

Cara Membuat Database MySQL dengan Phpmyadmin

Setelah XAMPP di localhost berhasil dijalankan, langkah berikutnya adalah membuat database MySQL.
WordPress menggunakan database MySQL untuk menyimpan seluruh settingan, artikel, dan komentar yang ada di dalam situs web. Karena hal itulah kali ini kita akan membuat 1 buah database MySQL.
Untuk membuat database MySQL, saya menggunakan aplikasi bawaan XAMPP, yakni Phpmyadmin. Phpmyadmin adalah aplikasi GUI (Graphical User Interface) untuk MySQL yang berbasis web, sehingga kita bisa membuat, menghapus, dan melakukan (hampir) semua perintah MySQL melalui tampilan web.
Untuk membuka Phpmyadmin, silahkan klik menu Phpmyadmin pada bagian Tools di halaman awallocalhost, seperti gambar dibawah ini:
Cara-Menginstall-Wordpress-Pilih-Menu-Phpmyadmin
Selanjutnya akan tampil halaman awal Phpmyadmin. Untuk membuat database baru, klik menuDatabases pada bagian kiri atas halaman, seperti gambar dibawah ini:
Cara-Menginstall-Wordpress-Membuat-Database
Di bagian database ini, silahkan masukkan nama database yang ingin dibuat di kolom “Create database”. Anda bebas menggunakan nama database apa saja, dalam contoh ini saya menggunakan nama database: wordpress_db. Saya menambahkan “_db” yang merupakan singkatan dari database. Hal ini hanya sekedar kebiasaan untuk membedakannya dengan variabel lain, dengan membuatwordpress_db, saya bisa langsung mengetahui bahwa ini adalah “database”.
Setelah memberi nama database, kolom isian selanjutnya adalah “Collation”. Collation adalah tatacara atau aturan penyusunan huruf, angka dan karakter dalam tabel database. Anda bisa membiarkan pilihan ‘default’ yang ada: Collation, atau memilih utf8_general_ci.
Dari dokumentasi wordpress di http://codex.wordpress.org/Glossary#Collation, wordpress menyarankan menggunakan collation utf8_general_ci. Silahkan pilih jenis collation ini, kemudian klik tombol “Create” untuk membuat database baru.
Cara-Menginstall-Wordpress-Membuat-Database-wordpress_db
Beberapa saat kemudian, akan muncul konfirmasi bahwa database “wordpress_db” telah berhasil dibuat. Anda bisa memeriksanya dari daftar tabel database yang tersedia di dalam MySQL.
Cara-Menginstall-Wordpress-Database-wordpress_db-selesai-dibuat
Setelah database untuk wordpress berhasil kita buat, langkah berikutnya adalah menginstal wordpress dengan XAMPP. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat artikel Cara Menginstall WordPress Offline dengan XAMPP. Terima kasih, semoga bermanfaat.



Read More